Masjid Al Osmani Belawan Sebagai Pusat Pembelajaran Budaya Melayu Deli

Authors

  • Muhammad Ridho Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Medan, Indonesia
  • Sakti Ritonga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i2.1671

Keywords:

Masjid Al-Osmani Melayu Deli Fungsi Sosial Masjid Pembelajaran Budaya

Abstract

Masjid Al-Osmani di Kecamatan Medan Belawan merupakan masjid bersejarah peninggalan Kesultanan Melayu Deli yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Masjid Al-Osmani sebagai pusat pembelajaran budaya Melayu Deli serta kontribusinya dalam pelestarian nilai budaya dan penguatan fungsi sosial masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus masjid dan masyarakat sekitar, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Al-Osmani berperan sebagai media pembelajaran nilai budaya melalui pelaksanaan kegiatan yaitu pengenalan sejarah sultan dan raja melayu melalui ziarah, bentuk arsitektur , dan simbol melayu deli, pemakaian busana dan penyajian, kuliner dan ritual keagamaan. Selain itu masjid-masjid menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat solidaritas dan identitas kolektif masyarakat.  

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Muhammad Ridho Lubis, & Sakti Ritonga. (2026). Masjid Al Osmani Belawan Sebagai Pusat Pembelajaran Budaya Melayu Deli. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora , 4(2), 335–342. https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i2.1671

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.