Hubungan Reward And Punishment Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas V
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i1.1399Keywords:
Reward, Punishment, Motivasi Belajar, Siswa Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian reward and punishment dengan motivasi belajar siswa kelas V UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 20 orang siswa, dan sampel diambil secara total sampling sehingga seluruh populasi menjadi sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert untuk variabel X (reward and punishment) dan variabel Y (motivasi belajar). Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan uji korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan reward and punishment berada dalam kategori "Setuju" dengan nilai rata-rata 3,178. (2) Motivasi belajar siswa berada dalam kategori "Setuju" dengan nilai rata-rata 3,340, dengan indikator cita-cita dan keyakinan mencapai kategori "Sangat Setuju". (3) Terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara reward and punishment dengan motivasi belajar, yang dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,793 dan signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan reward and punishment, maka semakin tinggi motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara reward and punishment dengan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk menerapkan reward and punishment secara konsisten dan proporsional guna meningkatkan motivasi belajar siswa




