Strategi Penguatan Ketangguhan Pendidikan Madrasah Dalam Menghadapi Risiko Banjir: Peran Guru, Pengawas, Kesiapsiagaan, dan Adaptasi Teknologi

Authors

  • Taufik Nasution Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i4.2542

Keywords:

Ketangguhan Pendidikan, Banjir, Madrasah, Kesiapsiagaan Bencana, Pembelajaran Darurat

Abstract

Banjir menjadi salah satu faktor utama yang menghambat keberlanjutan proses pendidikan melalui kerusakan fasilitas, gangguan aktivitas belajar, serta ancaman keselamatan warga madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif strategi ketangguhan pendidikan dalam menghadapi risiko banjir melalui penguatan peran guru, pengawas madrasah, kesiapsiagaan satuan pendidikan, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran darurat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah terindeks. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan integratif yang menghubungkan peran spesifik guru dan pengawas madrasah berbasis kearifan lokal (studi kasus Aceh Tamiang) dengan kerangka Sekolah Tangguh Bencana (STB) dan adaptasi teknologi berdaya rendah (low-bandwidth technology). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan pendidikan dipengaruhi secara spesifik oleh kesiapan sistem madrasah, kompetensi psikososial dan literasi bencana guru, pendampingan manajerial pengawas, dukungan keluarga, serta kepemimpinan adaptif. Penguatan budaya tanggap bencana dan strategi pembelajaran fleksibel berbasis aplikasi komunikasi sederhana terbukti menjadi kunci utama menjaga keberlangsungan pendidikan saat krisis.

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2022. Jakarta: BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI): Laporan Kejadian Bencana Tahun 2023. Jakarta: BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2024. Jakarta: BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Laporan Kebencanaan Indonesia Tahun 2025. Jakarta: BNPB.

Budhi Mulia. (2026). Air Naik, Semangat Naik: Guru & Pengawas Madrasah Bergerak. Sukabumi: CV Budhi Mulia.

Dube, E., & Munsaka, E. (2022). Disaster risk reduction education and school resilience: Strengthening education systems in disaster-prone areas. International Journal of Disaster Risk Reduction, 74, 102925.

Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2022). Penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis lingkungan sebagai upaya menghadapi perubahan sosial. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 210–223.

Handayani, F., Prasetyo, Z. K., & Widodo, A. (2023). School disaster preparedness and resilience strategies in facing climate-related hazards. Journal of Disaster Research, 18(4), 455–464.

Hidayat, R., & Suryadi, A. (2022). Manajemen pendidikan dalam menghadapi kondisi darurat bencana pada satuan pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 29(1), 45–56.

International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. (2023). Disaster Risk Reduction and Resilience Education Framework. Geneva: IFRC.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Pedoman Penguatan Moderasi dan Ketahanan Madrasah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Lestari, P., Pramono, R., & Nugroho, S. (2024). Building resilient schools through disaster preparedness management. International Journal of Educational Development, 102, 102871.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen Pendidikan Karakter dan Ketahanan Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurjanah, R., & Setiawan, B. (2022). Peran guru dalam mitigasi bencana melalui pendidikan kebencanaan di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(3), 245–258.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Education at a Glance 2023: OECD Indicators. Paris: OECD Publishing.

Rahman, A., & Yuliani, S. (2024). Digital learning adaptation during disaster situations: Challenges and opportunities for education continuity. Education and Information Technologies, 29, 11425–11445.

Rofiah, N. H., & Kurniawan, D. (2022). Inclusive education strategies in disaster-prone environments. International Journal of Special Education, 37(2), 89–101.

Sari, M., & Nugraha, H. (2023). Teacher competency development for disaster risk reduction education. Journal of Educational Management and Instruction, 3(2), 120–132.

Sendai Framework for Disaster Risk Reduction. (2022). Implementation of the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2023). Technology in Education: A Tool for Resilient Learning Systems. Paris: UNESCO.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2024). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2024. Geneva: UNDRR.

World Bank. (2022). The State of Global Learning Poverty: Education Recovery and Resilience After Disruptions. Washington DC: World Bank.

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Taufik Nasution. (2026). Strategi Penguatan Ketangguhan Pendidikan Madrasah Dalam Menghadapi Risiko Banjir: Peran Guru, Pengawas, Kesiapsiagaan, dan Adaptasi Teknologi. Jurnal Pendidikan Dasar Islam , 4(4), 555–568. https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i4.2542

Issue

Section

Article

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.