Karakteristik Jiwa Kanak-Kanak dan Penerapannya Dalam Pendidikan Menurut Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.58540/jurpendis.v2i3.826Keywords:
Jiwa Kanak-Kanak, Pendidikan Dasar, Pendidikan Islam, Karakter Anak, Strategi Pembelajaran Berbasis NilaiAbstract
Perkembangan pendidikan dasar tidak dapat dilepaskan dari pemahaman terhadap karakteristik jiwa anak usia kanak-kanak sebagai subjek utama pembelajaran. Dalam konteks Pendidikan Islam, karakteristik tersebut dipandang sebagai bagian integral dari fitrah yang perlu dibina secara menyeluruh. Namun, masih minim kajian yang mengulas secara mendalam bagaimana karakteristik jiwa anak diterjemahkan secara praktis dalam pendekatan dan strategi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam di tingkat dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji literatur klasik dan kontemporer dalam Pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jiwa anak pada tingkat dasar memiliki ciri khas seperti kecenderungan meniru, keaktifan motorik, perkembangan emosi yang labil, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Pendidikan Islam menekankan pentingnya penanaman akhlak, pengembangan potensi ruhani, dan pembentukan kepribadian anak melalui pendekatan pembiasaan, keteladanan, serta pemberian motivasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain itu, penerapan pendidikan yang bersifat humanistik dan integratif sangat penting dalam mengarahkan pertumbuhan jiwa anak agar tetap sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya peran pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis nilai dalam membentuk karakter anak secara utuh.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Dasar Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




