Kritik Seyyed Hossein Nasr Terhadap Antroposentrisme Modern Dalam Perspektif Kosmologi Islam
DOI:
https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.1910Keywords:
#Antroposentrisme, #Pemikiran, #Seyyed Hossein nasrAbstract
Krisis Ekologis telah banyak melanda umat Manusia, sadar maupun tidak sadar, manusia seringkali sama sekali tidak memperdulikan apa yang menjdi tanggung jawab moral mereka. Hal tersebut tentunya menuntut solusi holistik yang mengintegrasikan aspek spiritual dan etika dalam pengelolaan lingkungan. Perspektif Antroposetris menawarkan suatu cara pandang yang memposisikan manusia selaku pusat dari realitas serta nilai dalam hubungan dengan alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis Antroposentris yang terkandung dalam pemikiran Seyyed Houssen Nasr serta implikasinya dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Didalam pandangan Nasr, paradigma-Paradigma tersebut merupakan konsekuensi dari sekularisasi pemikiran yang memisahkan manusia dari dimensi sakral kosmos. Penelitian ini cocok untuk kajian dalam bidang Filsafat dan Sosial, khususnya yang berkaitan dengan konsep antroposentrisme dan peran manusia terhadap alam.





