Gambaran Intimacy Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Tumbuh Tanpa Peran Ayah Akibat Perceraian

Authors

  • Veronika Pasaribu Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Nancy Naomi G. P. Aritonang Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.2003

Keywords:

Intimacy; Perempuan Dewasa Awal; Ketidakhadiran Peran Ayah; Perceraian; Fatherless.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan intimacy pada perempuan dewasa awal yang tumbuh tanpa peran ayah akibat perceraian. Ketidakhadiran figur ayah selama masa perkembangan dapat memengaruhi pembentukan kelekatan, rasa percaya, serta kemampuan individu dalam membangun hubungan interpersonal yang intim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan mengenai dinamika keintiman dalam hubungan interpersonal. Partisipan merupakan perempuan dewasa awal yang tumbuh tanpa peran ayah akibat perceraian orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran peran ayah memengaruhi kemampuan partisipan dalam membangun hubungan yang intim, yang ditandai dengan kesulitan mempercayai orang lain, rasa takut ditinggalkan, keraguan untuk membuka diri, serta kecenderungan menghindari kedekatan emosional. Meskipun demikian, sebagian partisipan menunjukkan kemampuan beradaptasi melalui dukungan sosial, refleksi diri, dan pengalaman relasi yang positif sehingga secara bertahap mampu membangun hubungan interpersonal yang lebih sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman kehilangan peran ayah tidak selalu menghasilkan hambatan yang sama pada setiap individu, tetapi dipengaruhi oleh pengalaman hidup, pola kelekatan, dan sumber dukungan yang dimiliki.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Pasaribu, V., & Aritonang, N. N. G. P. (2026). Gambaran Intimacy Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Tumbuh Tanpa Peran Ayah Akibat Perceraian. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora , 4(3), 579–594. https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.2003

Issue

Section

Articles