Hubungan Tingkat Emotional Quotient Dengan Psychological Well Being Pada Mahasiswa Perantau di Universitas HKBP Nommensen Medan

Authors

  • Cindi Handayani Gea Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Karina Meriem Beru Brahmana Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.2024

Keywords:

Emotional Quotient, Psychological Well Being, mahasiswa perantau.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Emotional Quotient dengan Psychological Well Being pada mahasiswa perantau di Universitas HKBP Nommensen Medan. Mahasiswa perantau menghadapi berbagai tantangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, seperti tekanan akademik, adaptasi sosial, kerinduan terhadap keluarga, serta tuntutan untuk hidup mandiri. Kemampuan dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi diduga berperan penting dalam mempertahankan kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa perantau di Universitas HKBP Nommensen Medan yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Emotional Quotient dan skala Psychological Well Being. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Emotional Quotient dengan Psychological Well Being pada mahasiswa perantau di Universitas HKBP Nommensen Medan dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,718 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi Emotional Quotient yang dimiliki mahasiswa perantau, maka semakin tinggi pula Psychological Well Being yang dimilikinya. Sebaliknya, semakin rendah Emotional Quotient, maka semakin rendah pula Psychological Well Being. Hasil kategorisasi juga menunjukkan bahwa tingkat Emotional Quotient dan Psychological Well Being mahasiswa perantau secara umum berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Emotional Quotient memiliki hubungan yang kuat dan positif dengan Psychological Well Being pada mahasiswa perantau. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan mengelola emosi perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa perantau.  

Downloads

Published

2026-07-12

How to Cite

Gea, C. H., & Brahmana, K. M. B. (2026). Hubungan Tingkat Emotional Quotient Dengan Psychological Well Being Pada Mahasiswa Perantau di Universitas HKBP Nommensen Medan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora , 4(3), 681–692. https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.2024

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.