Implementasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Karangsoka
DOI:
https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i3.2050Keywords:
MBG; Implementasi Program; PHBS; GiziAbstract
Program makan bergizi gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik sekaligus mendukung kualitas pendidikan melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. Keberhasilan pada program ini tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan makanan, tetapi juga oleh efektivitas pelaksanaannya di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Karangsoka yang mencakup tahap persiapan, tahap pelaksanaan, pasca pelaksanaan, serta kendala dan upaya penanganannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, peserta didik, dan pengelola dapur MBG. Analisis data yang dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG dilakukan melalui tiga tahap utama yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Tahap pertama adalah tahap pelaksanaan yaitu melakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan program MBG. Pada tahap pelaksanaan, guru berperan mengawasi distribusi makanan, memeriksa kelayakan makanan, koordinasi pembagian untuk peserta didik, serta membimbing peserta didik dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kendala yang dihadapi meliputi tidak sukaan peserta didik terhadap menu dan rendah peserta didik dalam menerapkan PHBS. Upaya yang dilakukan meliputi pemberian edukasi gizi, penguatan koordinasi antarpihak, peningkatan pengawasan terhadap penerapan PHBS. Secara keseluruhan, program MBG di SD Negeri Karangsoka telah berjalan dengan baik serta mendukung pemenuhan gizi dan pembiasaan hidup sehat bagi peserta didik.





