Implementasi Unit Produksi (Studio Prodigi) Sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Inovasi SMKS PGRI Donorojo

Authors

  • Hesti Andriyani Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Saryanto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Rejokirono Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.1793

Keywords:

Unit Produksi (STUDIO PRODIGI), Media Pengembangan Kreativitas, Inovasi

Abstract

Perkembangan Pendidikan yang sangat pesat, menuntut peserta didik harus lebih kritis, kreatif, inovatif dan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sekolah kejuruan merupakan sekolah yang memfokuskan peserta didik mempunyai bekal keterampilan. Pendidikan saat ini lebih menekankan pada keterampilan.Tuntutan yang diberikan sekolah seperti tuntutan bahwa peserta didik harus memiliki keterampilan tidak hanya terfokus pada teori di dalam kelas. Peserta didik saat ini juga harus mampu mengembangkan potensi pada diri peserta didik dengan menumbuhkan kreativitas dan memberikan inovasi untuk bekal menghadapi dunia kerja. SMKS PGRI DONOROJO sekolah yang mendukung kegiatan untuk meningkatkan kekreativitas dan inovasi peserta didik, yang diberikan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan kekreativitas dan inovasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Unit Produksi (Studio Prodigi) Sebagai Media Pengembangan Kreativitas Dan Inovasi SMKS PGRI DONOROJO. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa studio prodigy mempunyai peran penting dalam pembelajaran. Studio prodigy SMKS PGRI Donorojo merupakan tempat untuk menghasilkan karya kreatif serta menjadi sarana dalam pengembangan keterampilan, kreativitas, pengalaman kerja, kemampuan berfikir kreatif dan kerja sama melaui berbagai kegiatan seperti fotografi, videografi, desain, percetakan, editing, sablon, merchandise, dan live streaming. Pembelajaran berbasis produk dapat meningkatkan antusias, motivasi, dan partisipasi peserta didik. Peserta didik terlibat langsung dalam proses produksi dari awal hingga akhir. Pembelajaran dan pengalaman nyata memberikan kemampuan teknis dan non teknis lebih maksimal. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran di Studio Prodigi juga dipengaruhi oleh peran aktif guru dan pengelola yang sebagai fasilitator, pembimbing, dan motivator. Hambatan seperti keterbatasan alat, ruang kerja, dan kemampuan teknis peserta didik yang masih berkembang, hambatan tersebut dapat diatasi melalui koordinasi, kerja sama, serta pemanfaatan sumber daya secara kreatif dan efektif. Secara keseluruhan Studio Prodigi memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kompetensi peserta didik dan menjadi model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di SMK.

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

Hesti Andriyani, Saryanto, & Rejokirono. (2026). Implementasi Unit Produksi (Studio Prodigi) Sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Inovasi SMKS PGRI Donorojo. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 5(2), 503–511. https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.1793

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.