Rima, Ritme, dan Nilai Nilai Moral Pada Qasidah Huruf Lam : Lakum Busyro Dalam Diwan Al-Imam Al-Habsyi (Kajian Ilmu Arudh dan Qowafi)
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.2232Keywords:
‘Arūḍ, Qawāfī, Qasidah Lakum Busyro; Bahr Wāfir; Nilai MoralAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur musikalitas (‘arūḍ dan qawāfī) serta sublimasi nilai-nilai moral dalam Qasidah Huruf Lam: Lakum Busyro pada Diwan Al-Imam Al-Habsyi karya Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. Penelitian deskriptif kualitatif pendekatan analisis isi ini menggunakan korpus data 39 bait qasidah yang dikumpulkan melalui teknik simak-catat dari penerbitan Dar Al-Hawi (1909 M). Data dianalisis melalui pemetaan metrum, rima, dan interpretasi semantis. Hasil penelitian menunjukkan seluruh bait konsisten menggunakan Bahr Wāfir Tām dengan pola dasar 6 taf'ilah مفاعلتن مفاعلتن فعولن X2. Variasi perubahan berupa ziḥāf ‘aṣb (penyukunan huruf kelima berharakat) muncul pada bagian haṣw tanpa merusak kesahihan ‘arūḍ dan ḍarb. Dari segi qawāfī, qasidah ini menggunakan huruf lam (ل) berharakat kasrah sebagai rāwī mutlak (qasidah lamiyyah), waṣal huruf ya (ي), dan harakat majrā yang membentuk rima berakhiran -li. Sublimasi musikalitas tersebut secara fungsional memperkuat empat nilai moral utama: ketaatan dan kepatuhan, tanggung jawab spiritual, keikhlasan dan kesungguhan, serta optimisme dan harapan. Penelitian ini membuktikan keterpaduan harmonis antara bentuk akustik dan penyampaian pesan akhlak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





