Manajemen Komunikasi Antara Kepala Sekolah Dan Guru di TK Negeri Pembina Banawa Selatan

Authors

  • Hasra Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia
  • Indah Permatasari Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia
  • Nurunnisa Mutmainna Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i2.2433

Keywords:

Manajemen Komunikasi; Komunikasi Organisasi; Kepemimpinan Sekolah; Guru; Pendidikan Anak Usia Dini.

Abstract

Komunikasi organisasi merupakan unsur strategis dalam pengelolaan lembaga pendidikan karena menjadi penghubung antara kebijakan, koordinasi kerja, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen komunikasi antara kepala sekolah dan guru di TK Negeri Pembina Banawa Selatan dengan menitikberatkan pada empat dimensi, yaitu proses komunikasi, efektivitas komunikasi, transparansi informasi, dan kepemimpinan komunikasi. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivistik dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru sebagai informan utama. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kepala sekolah dan guru berlangsung melalui perpaduan saluran formal dan informal. Komunikasi formal diwujudkan melalui rapat koordinasi, evaluasi, penyampaian program, pembagian tugas, dan pembahasan kebijakan, sedangkan komunikasi informal berlangsung melalui interaksi sehari-hari dan media komunikasi digital. Efektivitas komunikasi ditandai oleh kesamaan pemahaman terhadap program sekolah, kejelasan arahan, serta tersedianya umpan balik. Transparansi informasi berkontribusi terhadap kepercayaan guru, sedangkan kepemimpinan komunikasi kepala sekolah menunjukkan kecenderungan partisipatif dan dialogis. Temuan tersebut menunjukkan bahwa manajemen komunikasi yang terbuka tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen membangun kepercayaan, kolaborasi, dan iklim kerja yang mendukung pengelolaan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini memperluas pembahasan komunikasi kepemimpinan dengan menempatkan konteks TK negeri di daerah sebagai ruang penting untuk memahami hubungan antara komunikasi, kepemimpinan, dan koordinasi kerja.

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Hasra, Indah Permatasari, & Nurunnisa Mutmainna. (2025). Manajemen Komunikasi Antara Kepala Sekolah Dan Guru di TK Negeri Pembina Banawa Selatan. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 4(2), 276–292. https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i2.2433

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.