Manajemen Pembelajaran Berbasis Inovasi dan Technopreneurship Pada Anak Usia Dini: Studi Kasus di KB Nurul Huda Bantarkawung Brebes
DOI:
https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i2.2537Keywords:
Manajemen Pembelajaran, Inovasi, Technopreneurship, Pendidikan Inklusif, Anak Usia DiniAbstract
Era disrupsi digital menuntut reposisi manajemen pembelajaran sejak anak usia dini guna menanamkan karakter adaptif, kreatif, dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran berbasis inovasi dan technopreneurship di KB Nurul Huda Bantarkawung, Brebes, dengan fokus khusus pada dinamika kebijakan pendidikan inklusif, proses implementasi kebijakan, serta urgensinya di tingkat pelaksana. Menggunakan metode kualitatif studi kasus deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan pendidik, observasi partisipatif, serta dokumentasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kebijakan di KB Nurul Huda mengintegrasikan nilai-mana-saja dari teknologi ramah anak dan stimulasi kemandirian finansial mikro (technopreneurship) yang ramah inklusi. Inovasi kurikulum diwujudkan melalui pemanfaatan media digital interaktif dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Urgensi dari manajemen ini terletak pada pembentukan resiliensi dan keterampilan abad ke-21 tanpa mengesampingkan anak-anak dengan kebutuhan belajar khusus. Tantangan utama yang ditemukan mencakup keterbatasan infrastruktur teknologi di wilayah rural (pedesaan) serta perlunya standardisasi kompetensi pedagogik inklusif bagi pendidik. Penelitian ini merekomendasikan model sinergi pentaheliks untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan ini di lembaga PAUD pedesaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





