Implementasi Kegiatan Kolase Sebagai Strategi Pengembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 5 Tahun di RA Miftahul Hasan
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i3.1958Keywords:
Kolase; Motorik Halus; Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan kolase sebagai strategi pengembangan motorik halus pada anak usia 5 tahun di RA Miftahul Hasan serta mengetahui respon dan keterlibatan anak selama kegiatan berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 10 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas menggunting, menempel, dan menyusun bahan sesuai pola. Perkembangan motorik halus anak meningkat dari 40%–60% sebelum kegiatan menjadi 80%–100% setelah kegiatan kolase diterapkan. Tingkat keterlibatan anak juga tinggi, ditunjukkan dengan antusiasme, kemampuan menyelesaikan tugas, dan kreativitas yang baik. Selain meningkatkan koordinasi mata dan tangan, kegiatan kolase juga membantu mengembangkan konsentrasi, kreativitas, dan ketelitian anak. Faktor pendukung meliputi ketersediaan media pembelajaran dan pendampingan guru, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan konsentrasi beberapa anak dan waktu pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan kolase merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan motorik halus anak usia dini.




