Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar Berseri Kelas IV MI Muhammadiyah Candimaya
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i3.2115Keywords:
Membaca Pemahaman, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Media Gambar BerseriAbstract
Kemampuan membaca pemahaman menjadi kompetensi dasar penentu keberhasilan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kondisi di lapangan memperlihatkan capaian siswa kelas IV MI Muhammadiyah Candimaya pada aspek membaca pemahaman ini masih tergolong rendah. Data awal prasiklus menunjukkan rata-rata nilai siswa baru mencapai 65,33, dengan 12 dari 15 siswa belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan media gambar berseri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart diterapkan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 15 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan PBL berbantuan media gambar berseri berhasil meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Nilai rata-rata meningkat dari 71,11 pada siklus I menjadi 81,67 pada siklus II, dan ketuntasan belajar bertambah dari 8 menjadi 13 siswa. Kenaikan tertinggi terjadi pada indikator menentukan kalimat utama dan mengidentifikasi ide pokok. Keterlibatan siswa juga meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Kesimpulannya, penerapan PBL dipadukan gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, keaktifan belajar, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.




