Tantangan Dan Peluang Integrasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Membentuk Karakter Jujur dan Mandiri Siswa
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i3.2149Keywords:
Integrasi Artificial Intelligence (AI); Karakter Jujur dan Mandiri SiswaAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter peserta didik. AI berpotensi meningkatkan kemandirian belajar melalui pembelajaran yang adaptif dan personal, namun juga berisiko menurunkan integritas akademik akibat plagiarisme, ketergantungan teknologi, serta menurunnya kemampuan berpikir kritis. Kajian mengenai integrasi AI yang secara khusus berfokus pada pembentukan karakter jujur dan mandiri siswa masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam membentuk karakter jujur dan mandiri siswa serta merumuskan strategi pemanfaatannya yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis berbagai artikel yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Hasil kajian ini telah menunjukkan bahwa AI memiliki potensi dalam meningkatkan self-regulated learning, personalisasi pembelajaran, serta kemampuan berpikir kritis yang mendukung pembentukan karakter mandiri dan jujur. Namun, AI juga telah memunculkan berbagai tantangan seperti ketidakjujuran dalam akademik dan ketergantungan terhadap teknologi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi AI tidak semata ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan oleh desain pembelajaran yang humanis, penguatan literasi AI berbasis etika, serta regulasi penggunaan AI yang lebih menekankan proses pembelajaran. Dengan demikian, AI diposisikan sebagai sarana pendukung pendidikan karakter, bukan sebagai pengganti peran guru dalam membimbing aspek moral dan spiritual peserta didik.




