Kepemimpinan Supervisi Pendidikan Islam: Adaptasi Deep Learning, Kesiapan Digital, dan Evaluasi Etis serta Adaptasi terhadap Deep Learning dan Pembelajaran Abad ke-21
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v3i3.2441Keywords:
Kepemimpinan supervisi, pendidikan Islam, deep learning, kesiapan digital, infrastruktur teknologi, etika digital, evaluasi pendidikan, pembelajaran abad ke-21.Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kepemimpinan supervisi pendidikan Islam dalam menghadapi masalah seperti Implementasi deep learning, kesiapan digital, dan pentingnya menilai etika menggunakan teknologi pendidikan. Transformasi pembelajaran abad ke-21 menuntut kepala sekolah sebagai supervisor untuk tidak hanya berperan dalam pengawasanadministratif, tetapi juga sebagai pemimpin perubahan yang mampu mendorong inovasi pedagogis berbasis teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif, menggunakan literatur studi dan analisis konseptual tentang praktik supervisi di lembaga pendidikan Islam. Kajian ini berfokus pada kesiapan guru untuk menerapkan deep learning, ketersediaan infrastruktur dan fasilitas digital, pertimbangan etika tentang pengelolaan data dan penggunaan teknologi, dan budaya kolaboratif. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan digital pendidik, dukungan kebijakan lembaga, sistem supervisi yang inovatif dan berfokus pada peningkatan kualitas berkelanjutan Selain itu, dalam menghadapi tantangan teknologi, etika digital sangat penting untuk menjaga nilai-nilai pendidikan Islam, seperti menjaga integritas akademik dan melindungi data siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan supervisi pendidikan Islam perlu bertransformasi menjadi model kepemimpinan strategis, kolaboratif, dan berlandaskan nilai-nilai etis untuk memastikan implementasi deep learning berjalan efektif, relevan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam di era digital.




