Desa Mandiri Energi Dan Pertanian 4.0: Penerapan Iot, Edukasi Energi Surya, dan Model Koperasi Agro-Ekonomi di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.1921Keywords:
Desa Mandiri, Iot, Energi Surya, Koperasi Agro-Ekonomi, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Pengembangan desa mandiri berbasis teknologi merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, menghadapi tantangan sektor pertanian dan energi, termasuk rendahnya produktivitas lahan, keterbatasan akses teknologi, serta ketergantungan pada listrik PLN yang tidak stabil. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan kering melalui penerapan Internet of Things (IoT), memberikan edukasi energi terbarukan berbasis panel surya, dan membangun model koperasi agro-ekonomi digital. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan teknis, pemasangan sensor IoT, instalasi panel surya 500 Wp, serta pembentukan koperasi berbasis aplikasi mobile. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan produktivitas lahan sebesar ±30%, efisiensi energi dengan pengurangan biaya listrik hingga 50%, serta terbentuknya koperasi digital dengan 50 anggota aktif dalam enam bulan pertama. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan diharapkan menjadi model pengembangan desa mandiri berbasis inovasi dan kearifan lokal di Sumatera Utara






