Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan

Authors

  • Heka Maya Sari Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Joen Parningotan Purba Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Intan Siboro Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Herlina Nduru Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Riny Olivia Pah Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Gressella Kristiana br Bangun Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia
  • Sanni Clara Teresia Parhusip Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.2096

Keywords:

Motorik Kasar, Permainan Tradisional, Anak Usia Dini, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting yang harus distimulasi sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, menjaga keseimbangan tubuh, berkoordinasi, serta membangun rasa percaya diri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan tersebut adalah melalui permainan tradisional yang bersifat edukatif dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui penerapan permainan tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipasi dengan tahapan observasi, persiapan, pelaksanaan permainan tradisional, pendampingan, observasi, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 20 orang anak yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Permainan yang digunakan meliputi engklek, lompat tali, dan tam-tam buku sebagai media stimulasi perkembangan motorik kasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menjaga keseimbangan, koordinasi gerak, kelincahan, keberanian, serta kemampuan bekerja sama. Selain meningkatkan aspek motorik kasar, permainan tradisional juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta melalui aktivitas bermain secara berkelompok. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif, sederhana, dan menyenangkan dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran di sekolah maupun lembaga sosial

Author Biographies

Heka Maya Sari, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Joen Parningotan Purba, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Intan Siboro, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Herlina Nduru, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Riny Olivia Pah, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Gressella Kristiana br Bangun, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Sanni Clara Teresia Parhusip, Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Universitas Katolik Santo Thomas, Indonesia

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Sari, H. M., Purba, J. P., Siboro, I., Nduru, H., Pah, R. O., Bangun, G. K. br, & Parhusip, S. C. T. (2026). Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan . SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 672–681. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.2096

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.