Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i2.2096Keywords:
Motorik Kasar, Permainan Tradisional, Anak Usia Dini, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting yang harus distimulasi sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, menjaga keseimbangan tubuh, berkoordinasi, serta membangun rasa percaya diri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan tersebut adalah melalui permainan tradisional yang bersifat edukatif dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui penerapan permainan tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipasi dengan tahapan observasi, persiapan, pelaksanaan permainan tradisional, pendampingan, observasi, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 20 orang anak yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Permainan yang digunakan meliputi engklek, lompat tali, dan tam-tam buku sebagai media stimulasi perkembangan motorik kasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menjaga keseimbangan, koordinasi gerak, kelincahan, keberanian, serta kemampuan bekerja sama. Selain meningkatkan aspek motorik kasar, permainan tradisional juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta melalui aktivitas bermain secara berkelompok. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif, sederhana, dan menyenangkan dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran di sekolah maupun lembaga sosial






