Studi Kritis Pemikiran Islam Kontemporer “ Pluralitas Makhluk Sebagai Manisfestasi Dari Keesaan Dan Kemahakaryaan Tuhan

Authors

  • Rudi Hartono Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

DOI:

https://doi.org/10.58540/isihumor.v3i4.1139

Abstract

Pluralitas makhluk merupakan fenomena kosmik yang menunjukkan keragaman ciptaan Allah dalam berbagai bentuk, sifat, dan fungsi. Makalah ini membahas pluralitas sebagai manifestasi dari keesaan dan kemahakayaan Tuhan dalam perspektif Islam klasik dan kontemporer. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menggunakan sumber-sumber primer dari al-Qur’an, hadis, serta karya para pemikir Muslim klasik (al-Ghazālī, Ibn Sīnā, Ibn ‘Arabī) dan kontemporer (Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, Seyyed Hossein Nasr, M. Amin Abdullah, dan cendekiawan Indonesia lainnya). Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam pemikiran klasik, pluralitas dipahami sebagai tajallī sifat-sifat Allah, emanasi dari Wujud Niscaya, serta refleksi dari doktrin wahdat al-wujūd. Sementara itu, pemikiran kontemporer memandang pluralitas sebagai dasar normatif bagi toleransi sosial, dialog antaragama, kesadaran ekoteologi, serta keterbukaan epistemologis. Pluralitas, dengan demikian, bukan ancaman bagi tauhid, melainkan penguatnya, sebab ia menyingkap keluasan sifat Ilahi melalui keragaman ciptaan. Kesimpulannya, pluralitas makhluk harus dipahami secara integratif: teologis, kosmologis, etis, dan praksis. Pemahaman ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pemikiran Islam sekaligus memberikan landasan bagi kehidupan sosial yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkeadilan.                               

Published

2025-10-30

How to Cite

Hartono, R. (2025). Studi Kritis Pemikiran Islam Kontemporer “ Pluralitas Makhluk Sebagai Manisfestasi Dari Keesaan Dan Kemahakaryaan Tuhan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora , 3(4), 306–315. https://doi.org/10.58540/isihumor.v3i4.1139

Issue

Section

Articles