Implementasi Meditasi di Sekolah Minggu Buddha Vihara Dhammasusena Bagi Remaja: Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i2.1531Keywords:
Meditasi, Kesehatan Mental Remaja, Studi Kasus, Pendidikan Buddhis, Intervensi PsikososialAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi dampak meditasi terhadap kesehatan mental siswa remaja di Sekolah Minggu Buddha Vihara Dhammasusena. Tujuannya adalah menilai potensi meditasi sebagai intervensi non-klinis untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 siswa yang rutin bermeditasi. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola pengalaman peserta. Temuan utama menunjukkan bahwa meditasi secara signifikan meningkatkan konsentrasi, ketenangan emosional, dan kemampuan manajemen stres. Selain itu, siswa juga melaporkan peningkatan empati dan keterampilan sosial. Kesimpulannya, meditasi terbukti efektif sebagai strategi untuk mendukung kesehatan mental remaja dan dapat diintegrasikan dalam program pendidikan sebagai upaya preventif. Implikasinya, sekolah dapat mempertimbangkan penerapan praktik meditasi rutin untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan mendukung




