Environmental Management: An Ecotheological Perspective

Authors

  • Wolter Parlindungan Silalahi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Monang Asi Sianturi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Arip Surpi Sitompul Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Andar Gunawan Pasaribu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Binur Panjaitan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Lustani Samosir Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Rida Gultom Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Ibelala Gea Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Evi Ulina Turnip Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Rismawaty P Rajagukguk Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i3.1023

Keywords:

manajemen lingkungan, eko-teologi, pengabdian

Abstract

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Author Biographies

Monang Asi Sianturi, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Arip Surpi Sitompul, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Andar Gunawan Pasaribu, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Binur Panjaitan, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Lustani Samosir, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Rida Gultom, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Ibelala Gea, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Evi Ulina Turnip, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Rismawaty P Rajagukguk, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Silalahi, W. P., Monang Asi Sianturi, Arip Surpi Sitompul, Andar Gunawan Pasaribu, Binur Panjaitan, Lustani Samosir, Rida Gultom, Ibelala Gea, Evi Ulina Turnip, & Rismawaty P Rajagukguk. (2025). Environmental Management: An Ecotheological Perspective. SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 629–634. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i3.1023

Issue

Section

Articles