Pelatihan dan Pendampingan Model Pembelajaran Inovatif Abad 21 Bagi Guru Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i3.1518Keywords:
Pembelajaran Inovatif; Abad 21; Model Mordiscvein; Sekolah Dasar; 4CAbstract
Memasuki abad ke-21, perkembangan teknologi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Kondisi ini menuntut guru sekolah dasar untuk memiliki kemampuan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21, khususnya critical thinking, creativity, communication, dan collaboration (4C). Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang menerapkan pola pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru (teacher-centered learning), sehingga kurang mampu mengoptimalkan potensi peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan dan pendampingan dalam menerapkan model pembelajaran inovatif abad ke-21, khususnya model pembelajaran Mordiscvein. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, praktik implementasi, serta pendampingan secara berkelanjutan. Model Mordiscvein dipilih karena dirancang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar dan berpotensi meningkatkan keterampilan 4C secara terintegrasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning), sehingga berdampak pada peningkatan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.






