Studi Komparatif: Efektivitas Teknik Meditasi Buddhis Dalam Penurunan Gejala Depresi Pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i1.1413Keywords:
meditasi Buddha, depresi remaja, Vipassanā, Mettā, Ānāpānasati, intervensi sekolahAbstract
Depresi menjadi masalah kesehatan mental utama di kalangan remaja kontemporer. Sebagai intervensi komplementer, meditasi Buddha menunjukkan potensi dalam menurunkan gejala depresi. Studi ini mengkaji secara komparatif empat teknik meditasi utama,Satipaṭṭhāna (Vipassanā), Mettā Bhāvanā, Samatha, dan Ānāpānasati dalam menurunkan gejala depresi. Dilakukan tinjauan sistematis atas literatur ilmiah dan teks Buddhis, serta studi empiris dari PubMed, PsycINFO, dan Google Scholar (2013–2023). Hasil menunjukkan bahwa Vipassanā efektif menurunkan lamunan negatif, Mettā meningkatkan afek positif dan welas asih diri, Samatha meredakan kecemasan komorbid, sementara Ānāpānasati memperbaiki regulasi emosi melalui stabilisasi perhatian. Kombinasi teknik yang disesuaikan dengan profil individu memberikan hasil terbaik. Implikasi studi ini mendukung integrasi meditasi Buddha ke dalam kurikulum pendidikan agama dan program layanan kesehatan mental sekolah




