Meditasi Sebagai Strategi Pengelolaan Kecemasan Pada Pasien Vertigo: Suatu Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i1.1414Keywords:
Meditasi, Kecemasan, Vertigo, Terapi Komplementer, KeseimbanganAbstract
Tujuan dari penulisan jurnal ini untuk menilai efektivitas meditasi sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan pada pasien vertigo.Metode yang dipakai dalam penulisan jurnal ini adalah studi literatur sistematis dengan pencarian artikel di PubMed, Google Scholar, dan SINTA menggunakan kata kunci “meditasi”, “kecemasan”, dan “vertigo”.Setelah dilakukan penyaringan ditemukan delapan studi (n = 426) memenuhi kriteria inklusi. Meditasi 10–30 menit/hari selama 4–8 minggu secara signifikan menurunkan skor kecemasan (HADS-A −4,8 ± 1,7; p < 0,01) dan meningkatkan skor keseimbangan emosional (DHI-Emosional −6,2 ± 2,1; p < 0,01) dibanding kontrol. Efek terbesar terjadi pada pasien dengan vertigo persisten perifer.Kesimpulannya meditasi terbukti aman dan efektif menurunkan kecemasan pada vertigo; dapat dijadikan terapi komplementer bersama vestibular rehabilitasi.




