Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Self-Adjustment Pada Santri di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin
DOI:
https://doi.org/10.58540/jurpendis.v4i2.1790Keywords:
Self Esteem, Self Adjustment, Santri, Pondok PesantrenAbstract
Kehidupan di pondok pesantren menempatkan santri dalam lingkungan asrama yang sarat aturan, jadwal terstruktur, dan pola interaksi sosial yang berbeda jauh dari kehidupan keluarga. Kondisi ini menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi, terutama bagi santri yang baru pertama kali meninggalkan lingkungan keluarganya. Kemampuan penyesuaian diri (self adjustment) santri diduga berkaitan erat dengan tingkat harga diri (self esteem) yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan self adjustment pada santri di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin, Kabupaten Gorontalo. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis korelasi pearson. Populasi berjumlah 94 santri MTs Sirojuth Tholibin, dan sampel ditetapkan sebanyak 76 santri menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui skala self esteem dan skala self adjustment yang disebarkan secara langsung.Hasil analisis korelasi pearson diperoleh nilai signifikan sebesar p = 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,492, yang menandakan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dengan self adjustment, yang bermakna bahwa semakin tinggi tingkat self esteem yang dimiliki santri, maka semakin rendah tingkat self adjustmentnya dan sebaliknya. Temuan ini menunjukkan bahwa santri dengan harga diri yang sangat tinggi cenderung merasa lebih sulit untuk menyesuaikan diri dengan norma dan aturan di lingkungan pesantren yang menuntut kepatuhan kolektif. Dengan demikian, keseimbangan antara harga diri dan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam pembinaan santri.
References
Barokah, M. (2021). Self-adjustment Mahasiswa Pascasarjana Cerebral Palsy. Psyche: Jurnal Psikologi, 3(1), 38–52.
Baumeister, R. F., Campbell, J. D., Krueger, J. I., & Vohs, K. D. (2003). Does High Self-Esteem Cause Better Performance, Interpersonal Success, Happiness, or Healthier Lifestyles? Psychological Science in the Public Interest, 4(1), 1–44. https://doi.org/10.1111/1529-1006.01431
Coopersmith, S. (1965). The antecedents of self-esteem. Princeton. https://cir.nii.ac.jp/crid/1573387449985424512
Fathiya, C. K., Sianturi, G. P., Wulandari, P., Rahmi, S., Adila, R. D., & Oktarina, Y. (2025). Peningkatan Self-Esteem Dan Self-Efficacy Anak Panti Asuhan Abul Hasan Melalui Program LOKER. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 3969–3976.
Hikmah, N., & Rosyidi, H. H. (2020). Hubungan Antara Self-esteem Dengan Self Adjusment Pada Santri Di Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Banyu Urip Ujung Pangkah Gresik.
Hurlock, E. B. (2001). Developmental psychology. Tata McGraw-Hill Education. https://dev.safeplumbing.org/scholarship/xNhwlb/4AD139/developmental-psychology__by-elizabeth_hurlock.pdf
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Santri Ponpes di Indonesia Mencapai 3,65 Juta. Kementerian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/nasional/santri-ponpes-di-indonesia-mencapai-365-juta-0cl8mj
Khasanah, S., & Raharjo, T. (2024). Self Harm Behavior in Female Boarding School Students: Overview of Social Anxiety and Self Esteem. Hikmah, 21(2), 229–239.
Leary, M. R. (2022). The Need to Belong. Dalam The Need to Belong. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780367198459-REPRW57-1
Mashabi, N. A., & Ciptianingsih, R. A. (2023). Self-Adjustment and Psychological Well-being of Santri at the Asshiddiqiyah 2 Islamic Boarding School, Tangerang, Banten. Journal of Family Sciences. https://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&profile=ehost&scope=site&authtype=crawler&jrnl=24602329&AN=173872309&h=Wo47szPw3TbHdIChkUifC36sMHQVCIy7faW2o2FxLq%2BsAgkOeiz%2FCEBXcls63%2FJL5%2FffNZdIcZbYsvdA7geFKg%3D%3D&crl=c
Orth, U., & Robins, R. W. (2022). Is high self-esteem beneficial? Revisiting a classic question. American psychologist, 77(1), 5.
Permatasari, R. A., & Savira, S. I. (2018). Hubungan antara self-esteem dengan penyesuaian diri pada mahasiswa psikologi angkatan 2017 Universitas Negeri Surabaya. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 5(2). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/24944
Rokhmatika, N., & Muslikah, M. (2024). Pengembangan Instrumen Self-Esteem Coopersmith (Citra Diri). Jurnal Literasi Indonesia, 1(1), 1–8.
Rosenberg, M. (1965). Rosenberg self-esteem scale (RSE). Acceptance and commitment therapy. Measures package, 61(52), 18.
Sandha, T., Hartati, S., & Fauziah, N. (2012). Hubungan antara self-esteem dengan penyesuaian diri pada siswa tahun pertama SMA Krista Mitra Semarang. Jurnal Empati, 1(1), 47–82.
Sari, N. A. & Partini. (2021). Penyesuaian Diri Santri Baru Ditinjau Dari Kematangan Emosi Dan Konsep Diri [S1, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/92191/
Schneiders, A. A. (1955a). Personal adjustment and mental health. https://psycnet.apa.org/record/1955-07229-000
Schneiders, A. A. (1955b). Personal Adjustment and Mental Health. Rinehart.
Ulfah, M. (2025). Pengaruh self-esteem terhadap subjective well being pada remaja di SMA International Islamic Boarding School: Peran social support sebagai moderator [Masters, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/78902/
Widad, K. N. (2020). Hubungan antara self-esteem dengan penyesuaian diri pada mahasiswa fakultas psikologi UNISSULA [PhD Thesis, Universitas Islam Sultan Agung]. https://repository.unissula.ac.id/21067/
Widad, K. N. N., & Arjanggi, R. (2021). Hubungan Antara Self-esteem dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UNISSULA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Dasar Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




