Hubungan Self-Esteem Terhadap Fomo Pada Remaja Perempuan Suku Nias Pengguna Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i4.2501Keywords:
Self-Esteem, Fear of Missing Out, Remaja Perempuan, Suku Nias, Media Sosial.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja perempuan suku Nias pengguna media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah remaja perempuan suku Nias yang berjumlah sekitar 16.355 jiwa berdasarkan data BPS tahun 2024. Sampel penelitian berjumlah 340 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria perempuan berusia 13–18 tahun, bersuku Nias, dan menggunakan media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Instrumen self-esteem disusun berdasarkan empat aspek Coopersmith (1967), yaitu power, significance, virtue, dan competence, sedangkan instrumen FoMO disusun berdasarkan tiga aspek Abel et al. (2016), yaitu sense of self, social interaction, dan social anxiety. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FoMO, dengan nilai F sebesar 51,556 dan signifikansi p < 0,001. Koefisien regresi sebesar −0,328 menunjukkan bahwa semakin tinggi self-esteem, semakin rendah kecenderungan FoMO pada remaja perempuan suku Nias pengguna media sosial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,132 menunjukkan bahwa self-esteem memberikan kontribusi sebesar 13,2% terhadap FoMO, sedangkan 86,8% sisanya berkaitan dengan faktor-faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self-esteem merupakan salah satu faktor yang berperan dalam kecenderungan FoMO pada remaja perempuan suku Nias pengguna media sosial.





