Implementasi Pembelajaran Muhadatsah Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Santri di Madrasah Aliyah PPMTI Batang Kabung

Authors

  • Supriadi Ansyah Putra UIN Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Martin Kustati UIN Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Nana Sepriyanti UIN Imam Bonjol Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.1902

Keywords:

Contextual Teaching and Learning, Maharah Kalam, Pembelajaran Muhadatsah, Pesantren Salaf, Speaking Anxiety

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran muhadatsah serta efektivitasnya dalam meningkatkan maharah kalam (keterampilan berbicara bahasa Arab) santri di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya paradoks pedagogis yang sering ditemukan di lingkungan pesantren salaf, yaitu dominannya penguasaan aspek gramatikal bahasa Arab (nahwu dan sharaf) yang belum diikuti oleh kemampuan komunikasi lisan yang memadai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan pada April–Juni 2026 melalui observasi partisipan pasif sebanyak tujuh siklus pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, perencanaan pembelajaran disusun secara kontekstual melalui modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka yang relevan dengan kehidupan santri. Kedua, seluruh komponen CTL, yaitu konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik, terimplementasi secara terpadu melalui aktivitas role-play dan praktik komunikasi. Ketiga, penerapan CTL terbukti meningkatkan kelancaran berbicara, kemampuan menyimak (istima’), motivasi belajar, serta mengurangi kecemasan berbicara bahasa Arab. Keempat, keberhasilan implementasi didukung oleh komitmen pimpinan pesantren dan program bi’ah arabiyah, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, variasi motivasi santri, dan minimnya infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa CTL merupakan pendekatan yang efektif untuk mengembangkan pedagogi bahasa Arab yang kontekstual dan komunikatif di lingkungan pesantren salaf.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Supriadi Ansyah Putra, Martin Kustati, & Nana Sepriyanti. (2026). Implementasi Pembelajaran Muhadatsah Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Santri di Madrasah Aliyah PPMTI Batang Kabung. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 5(2), 860–871. https://doi.org/10.58540/jipsi.v5i2.1902

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.