Pengembangan Model Hybrid Berbasis Video Taktikal untuk Pemahaman Strategi Bola Voli Siswa SMP di Lampung
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i2.1715Keywords:
Pembelajaran Digital, Hasil Belajar, Mixed Methods, Literasi Digital, Interaksi PembelajaranAbstract
Perkembangan pembelajaran digital dalam pendidikan abad ke-21 semakin meningkat seiring transformasi teknologi, namun efektivitasnya terhadap hasil belajar siswa masih menjadi isu penting yang memerlukan kajian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran digital terhadap hasil belajar siswa, mengidentifikasi pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran digital, serta mengintegrasikan temuan kuantitatif dan kualitatif dalam satu kesimpulan yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner skala Likert dari 300 siswa SMP di Provinsi Lampung dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan pembelajaran digital dan kualitas interaksi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 62%. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa pembelajaran digital memberikan fleksibilitas dalam belajar, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan interaksi langsung dan perbedaan literasi digital siswa. Integrasi hasil menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kualitas interaksi pedagogis dan kesiapan pengguna. Kesimpulannya, pembelajaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada faktor interaksi dan literasi digital, sehingga diperlukan penguatan strategi pembelajaran dan pengembangan kompetensi digital secara berkelanjutan.




