Menata Ulang Budaya Sekolah: Peran Strategis Kepemimpinan Guru Visioner
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v3i3.2444Keywords:
Kepemimpinan Visioner; Kepemimpinan Guru; Guru Visioner; Budaya SekolahAbstract
Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi peran kepemimpinan guru visioner dalam membentuk budaya sekolah melalui desain studi kasus. Penelitian ini dilakukan di tiga sekolah dasar swasta di Sulawesi Tengah, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi. Analisis data dilaksanakan secara simultan dan interaktif, mencakup reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan, baik pada masing-masing kasus maupun antar kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan guru visioner berkontribusi dalam membangun budaya sekolah melalui penanaman komitmen, keteladanan, konsistensi, dan integritas dalam menjunjung nilai-nilai budaya yang sejalan dengan visi dan arah pengembangan sekolah. Pendekatan yang digunakan meliputi dua sistem: pertama, pembentukan sistem yang mencakup aturan, prosedur, konsekuensi, dan penghargaan; kedua, pembentukan sistem pengikat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, menciptakan sistem pembelajaran, menghilangkan hukuman dan aturan tertulis, serta menerapkan pembelajaran kontekstual. Pengembangan budaya juga dilakukan melalui aktivitas yang berorientasi pada sistem aturan dan penghargaan melalui sosialisasi dan praktik nyata.Temuan ini memberikan implikasi terhadap praktik kepemimpinan guru dalam membentuk sekaligus mempertahankan budaya sekolah, serta dalam membimbing anggota sekolah menuju pencapaian visi institusi




