Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Camilan Sehat Berbasis Ubi Ungu di Desa Rumbia
DOI:
https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i3.1949Keywords:
Ubi Ungu; Camilan Sehat; Pemberdayaan Masyarakat; Pelatihan; Pangan LokalAbstract
Ubi ungu (Ipomoea batatas L.) merupakan pangan lokal yang kaya serat dan antosianin sehingga potensial dikembangkan menjadi camilan sehat bernilai ekonomi. Pemanfaatan ubi ungu di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo masih terbatas pada pengolahan rumah tangga sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ubi ungu menjadi camilan sehat inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Februari 2026 dengan 50 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pengemasan sederhana, pengenalan branding, dan evaluasi melalui pre-test serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta. Peserta dengan nilai kurang dari 60 menurun dari 22 orang (44%) menjadi 0 orang (0%). Peserta dengan nilai lebih dari 80 meningkat dari 5 orang (10%) menjadi 26 orang (52%). Persentase peserta dengan kategori baik hingga sangat baik (nilai ≥71) meningkat dari 30% menjadi 86%. Pelatihan partisipatif efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat ubi ungu, teknik pengolahan camilan sehat, dan peluang usaha pangan lokal.






