Peran Lingkungan Digital Dalam Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini

Authors

  • Hadisa Putri Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58540/jspaud.v2i1.1515

Keywords:

Lingkungan digital; Perkembangan sosial-emosional; Anak usia dini; Kajian pustaka; Pendidikan anak usia dini; Teknologi digital.

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan lingkungan belajar dan interaksi anak usia dini di berbagai konteks global. Anak usia dini sebagai kelompok yang berada pada fase perkembangan kritis menjadi sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan digital, khususnya dalam aspek sosial-emosional. Namun demikian, penelitian yang ada masih menunjukkan temuan yang terfragmentasi dan belum memberikan sintesis komprehensif terkait dampak lingkungan digital terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah artikel ilmiah bereputasi yang diperoleh dari basis data internasional secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan digital memiliki dampak ganda, yaitu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan ekspresi emosi anak, sekaligus berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa penurunan kualitas interaksi sosial dan gangguan regulasi emosi. Selain itu, faktor seperti durasi penggunaan, kualitas konten, dan keterlibatan orang tua ditemukan sebagai variabel moderator yang menentukan arah pengaruh lingkungan digital. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh lingkungan digital tidak bersifat deterministik, melainkan kontekstual dan bergantung pada pola penggunaan yang diterapkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi pemanfaatan teknologi digital yang adaptif, terarah, dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan.

Downloads

Published

2026-03-01

Issue

Section

Articles