Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di SMP Negeri 01 Tempurejo
DOI:
https://doi.org/10.58540/pijar.v5i1.2299Keywords:
Think Pair Share (TPS), Pembelajaran Kooperatif, Keaktifan Belajar, IPS, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun, hasil observasi di SMP Negeri 01 Tempurejo menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru sehingga siswa kurang berpartisipasi dalam bertanya, berdiskusi, maupun mengemukakan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) serta menganalisis peningkatan keaktifan belajar siswa setelah model tersebut diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas VII SMP Negeri 01 Tempurejo Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa pada setiap siklus. Persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 58,3% pada siklus I dengan kategori cukup baik menjadi 83,3% pada siklus II dengan kategori baik. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 75,0% pada siklus I menjadi 91,7% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa tahapan think, pair, dan share mampu mendorong siswa untuk berpikir secara mandiri, berdiskusi, berkomunikasi, serta berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 01 Tempurejo dan dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang mendukung pembelajaran aktif.




